Minggu, 09 Februari 2020

CnD On The Road Show (Charity, Filantropi)

Komunitas CnD Region Batam mengadakan kunjungan ke Panti Asuhan Ali Ibrahim. Anak-anak kami juga ikut, Althaf, Sissy dan Harist.😍 

Alit dan Sissy paling kiri, bersama anak-anak panti


Lokasinya di jembatan 4 Barelang. Dengan menyewa bus dan beberapa kendaraan member CnD (Cakes and Decorations), kami menyusuri jalanan menuju panti yang belum di aspal.

Jalanan tanah lumayan bagus, karena ketika kami datang sebelum hari hujan. Jadi belum licin. ~ ketika kami pulang, cuaca sudah mendung dan gerimis, biasanya tanah licin karena mengandung tanah liat.~



Sampai di panti asuhan, kami disambut gembira oleh anak-anak panti. Jumlah penghuni, tepatnya saya lupa... kalau tidak salah ingat, ada 35 orang.
Sambutan pengelola panti baik, anak-anak panti kami minta untuk memperkenalkan dirinya.


Selain untuk menyerahkan bantuan sembako dan uang, kami juga mengajak anak-anak panti untuk latbar. Bersama-sama membuat pizza. Pembuatan pizza didampingi oleh mbak IIn Panggabean bersama suami.
Hal ini bertujuan, jika anak-anak belum merasakan pizza, akan bisa membuatnya sendiri atau berjualan nantinya.
Diharapkan mereka bisa, dan langsung praktek sendiri, karena beberapa ibu juga menyumbangkan oven dan peralatan masak lainnya.


Hari semakin siang, dan waktunya sholat dhuhur berjamaah, di dalam surau (mushola) di halaman panti. Setelah itu, kami semua makan bersama dengan diselingi game tebak-tebakan.
Tentu ada hadiahnya. Pertanyaan yang ringan-ringan, karena sebenarnya hanya agar semua hadiah bisa habis diberikan pada anak-anak panti.



Ada pelajaran yang diambil anak-anak kami. Berjalan keluar rumah, melihat sekitar yang menjadi perhatian. Berbagi.
Ada hak Allah dan ada hak sesama di antara yang kita miliki.


Alhamdulillah, semua merasakan kebahagiaan dan kenikmatan di hari ini. Barakallah...



#materi2
#empati
#charity
#filantropi
#HabituasiSejutaCinta
#SejutaCinta
#IbuProfesional
#sejutacintaibuprofesional



Rabu, 07 Februari 2018

Janda Genit


Dokumen By : Utriya Puspitasari

Entah mengapa kukis manis bernama Thumbprint  ini di beri julukan Janda Genit. Mungkin bentuknya yang menggoda dan manja.  Rasanya pun aduhai.. meleleh liur seketika.


Jika banyak yang menyukainya, tentu banyak juga yang ingin mengetahui resep dan cara membuatnya.


Nah... 
Demi memenuhi antusias member CnD, pengurus mennyelenggarakan latbar bertema kukis. Kesempatan ini sangat disambut gembira karena momentnya mendekati bulan Ramadhan. 
Sudah tentu ibu-ibu akan menyiapkan segalanya untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan kue-kue yang paling enak dan lain dari yang lain.



Dokumen By : Utriya Puspitasari


Ini dia resep kukis THUMBPRINT alias JANDA GENIT  (Resep by : Vina Ghatfan)

Bahan-bahan

  1. 150 gram butter
  2. 100 gram margarin
  3. 120 gram gula halus
  4. 2 kuning telur
  5. 320 gram tepung terigu
  6. 25 gram tepung maizena
  7. 1 sachet susu bubuk full cream (27 gram)
  8. Pelapis & toping :
  9. Putih Telur
  10. Keju Craft parut Selai Strowberry

Langkah

  1. Campur & mix gula halus,kuning telur, butter & margarin. Cukup sampai tercampur rata & lembut.
  2. Masukan campuran tepung terigu,susu & tepung maizena. Aduk dengan solet/spatula.  Aduk secukup nya saja, jangan over agak kue tidak keras teksturnya.
  3. Ambil adonan sebesar kelereng,bulatkan. Lakukan sampai habis.
  4. Baluri putih telur (dioles pakai kuas) gulingkan dalam parutan keju lalu tekan tengah kue dengan ibu jari sampai bentuk cekungan. Beri selai strawberry di tengah nya..gunakan piping bag agar lebih rapi hasil nya.
  5. Panggang dengan suhu 150 dc selama 25 sampai 30 menit. Beda oven beda pengaturan suhu yaa,, sesuaikan masing masingπŸ˜‰.
  6. Jika bagian bawah sudah kecoklatan,keluarkan dari oven. Angin anginkan lalu masukan toples. Sebagai tambahan.. Saat keluar dari oven,,selai masih agak cair yaa karena masih panas, tapi setelah dingin dia akan mengeras/ seperti karamel.
  7. Nah, penasaran ngga buat ikutan bikin kukis janda genit..?
    Yuk, sama-sama praktek..
    🌹🌹 SALAM  JABAT  ERAT  🌹🌹

Latbar Pertama CnD


 
Dukumen by : Utriya Puspitasari

Ngumpulin resep banyak-banyak kebanyakan akan menguap begitu saja bila tidak sambil memulai untuk mempraktekkan cara membuatnya.
Apalagi dengan banyaknya istilah yang baru dikenal ditambah lagi nama-nama bahan kue yang baru pertama kali di dengar.

 
Untuk itulah Komunitas Cakes & Decorations ini membantu banget bagi para pemula yang ingin mengetahui apa saja tentang dunia perkuehan terutama Cake dan cara mendekorasinya.


Disebutlah Latbar yang kepanjangannya adalah Latihan Bareng atau latihan bersama. Latbar ini diutamakan untuk pemula yang memang belum mengetahui sama sekali nama-nama dan tekhnik apa saja yang di perlukan pada saat menghias cake.


Dokumen by: Utriya Puspitasari

Latbar pertama CnD mengusung tema Membuat bunga mawar dari Butter Cream diikuti oleh 30 peserta dengan di mentori oleh ibu Danik Windarti dengan beberapa mentor pendamping karena terbagi menjadi 3 kelompok dan bertempat di kediaman ibu Layli Ichdam.
Dalam latbar pertama ini diajarkan beberapa materi diantaranya:
- pengenalan macam-macam spuit dan kegunaanya
- cara membuat BC (butter cream)

- membuat bunga mawar dari BC
- menyusun bunga pada cake dan cupcake.


Bagi pemula, kadang-kadang kesulitan untuk membuat butter cream untuk menghias cake. Adapun membuat butter cream untuk pemula dengan harga yang ekonomis adalah sebagai berikut.


BUTTER CREAM SEDERHANA


  • 500gr mentega putih
  • 200gr susu kental manis putih
  • 1 sdt  vanila essens. 
Cara membuatnya cukup di mixer semua bahan sampai terasa ringan dan lembut. Dan siap untuk diberi warna sesuai selera.


Jadi tak perlu ragu-ragu dan malu untuk mencoba. Jika sering berlatih akan mendapatkan hasil yang luar biasa cantik dan siap bersaing di pasar sehat.
Selamat berkarya.

🌹 SALAM  JABAT  ERAT 🌹





Kamis, 25 Januari 2018

Om Eto a.k.a Chef Arzet Founder CnD


 Di Candi Ijo Jogjakarta

Pemuda lajang kalau tidak mau disebut sebagai jomblo .. masih muda, tampan, energik tentunya, dan berprestasi.
Ramah dan gaul seperti yang terlihat dari kesehariannya. Apalagi sekarang ini sedang jadi idola bagi ibu-ibu penggemar baking.


Yah, sosok pemuda Founder sebuah Komunitas Baking bernama Cake and Decorations yang membernya berjumlah ribuan yang tersebar di seantero Indonesia.
Termasuk Region Batam yang sekarang mempercayakan saya sebagai perwakilannya.


Bukan tanpa alasan saya mengulik sedikit tentang keseharian Chef Arzet yang lebih suka dipanggil Om Eto ini. 
Disamping karena saya sebagai salah satu membernya, saya juga kagum dengan anak muda dengan segudang prestasi.



Om Eto bersama ibu-ibu member CnD


Pemilik nama asli Reyhan Seto Praditya ini bukanlah seorang yang punya gelar sarjana. Tetapi mampu menjadi kebanggaan keluarga.
Mengaku berasal dari keluarga biasa yang maksudnya adalah bukan dari golongan darah biru 😊. 
Lahir di Purwokerto Banyumas 23 tahun yang lalu, hanya bisa menamatkan sekolah hingga SMP.


Namun semangat belajarnya tak pernah surut. 
Om Eto ini bekerja terus, sampai akhirnya ia ingin mengambil Paket C agar bisa memiliki ijazah untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang setingkat lebih tinggi.


Nah, kok bisa pinter bikin kue itu dari mana awalnya?
Berikut kutipan percakapan singkat saya via whatsapp dengan Om Eto.



Pertama kali kenal dunia baking itu kerja di CHOCOKLIK di Purwokertto. Tuh salah satu cafe dan toko kue .. 
Disitu dulu juga saya kerja selama 4 tahun. Tapi saya masuk sebagai tukang bersih-bersih karena waktu itu satu tahun lulus SMP, jadi saya di masukan ke situ sama tetangga saya.
Satu tahun kurang lebih saya jadi tukang bersih-bersih dan kebetulan di bagian food nya ada yg kosong, saya mengajukan diri dan di acc di food sendri.  
Ada 8 bulan terus saya pingin belajar jadi waiter, jadi saya ajuin,dan di terima. Jadi waiter bosen,  kebetulan bartender di situ lagi butuh. Saya ajukan diri dan di acc. 
Di barterder sempat mau resign tapi belum boleh waktu itu sama boss dan kebetulan lagi di bagian produksi /pastry ada yg kosong. Coba saya ajuin iseng akhirnya di acc. Tapi 2 bulan situ saya ngerasa gak cocok, akhirnya saya memutuskan resign tapi gak boleh malah di kasih tantangan sama boss nya suruh menggarap  fondant bikin karakter fondant. πŸ˜‚πŸ˜… 
Dan itu kali pertama soalnya selama 2 bulan itu saya cuma peganging loyang, ngayang in tepung,  ini suruh pegang, kegitu.. 
Akhirnya star jam 9 sampai jam 3 sore di bantu temen itu baru jadi 6 karakter cukup puas bagi saya. πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜†.
Dan akhirnya saya gak jadi resign dan dari situ saya mulai mencintai dunia pastry. Di bantu teman-teman distu juga..
Setelah 1 tahunan saya resign, terus ke Topa Banjarnegara itu kurang lebih 1 th dan selesai ..
Sekarang istirahat. Mungkin ada hikmah di balik kejadian itu..Dari sempat itu saya suka di dunia bakery sampai sekarang bun..

Bersama teman-temannya di CHOCOKLIK 

Mantap ya titian kariernya.. Dari OB, Waiter, Bartender sampai Chef..
Namun memang sekarang Om Eto sedang beristirahat. Karena kecelakaan yang diderita beberapa minggu yang lalu.
Tepatnya tanggal 3 Januari 2018 kemarin, Om Eto akan menjalani interview di salah satu bakery di Jogja. 
Saat itulah Om Eto mengalami kecelakaan sepeda motor dan kaki kirinya cedera lumayan parah.
Hingga peluru bergeser dan mendapat beberapa jahitan di bagian bawah lutut. Dan kabarnya hari Sabtu pekan depan akan menjalani bedah lagi karena ada yang kurang bagus pada jahitannya.
Jadi, dua bulan ini Om Eto fokus pada kesehatannya saja.


Syafakallah Om Eto.. Semangat untuk sembuh 🌹 karena kami ingin Om Eto hadir saat CnD Region Batam merayakan anniversarry yang pertama.
Pasti akan jadi moment yang paling membanggakan saat itu.

                                                 πŸŒΉSALAM JABAT ERAT🌹

CnD On The Road Show (Charity, Filantropi)

Komunitas CnD Region Batam mengadakan kunjungan ke Panti Asuhan Ali Ibrahim. Anak-anak kami juga ikut, Althaf, Sissy dan Harist. 😍  ...